fbpx

Bongkar Rahasia Cara Mendapatkan Profit Bisnis Anda Dari Iklan Instagram

Bongkar Rahasia Cara Mendapatkan Keuntungan dari Iklan Instagram

Kini, semakin banyak orang sadar betapa pentingnya peran digital marketing untuk mempromosikan produk mereka. Salah satu cara efektif untuk mempromosikan bisnis Anda ialah menggunakan sosial media Instagram. 

Jangan sampai Anda menyia-nyiakan kesempatan emas untuk mendapatkan banyak pelanggan melalui Instagram. Jika Anda tidak mengambil peluang ini, maka bisa saja pesaing bisnis yang akan mengambil kesempatan tersebut. Perlu diketahui, ada sekitar 70% bisnis di Indonesia berkembang melalui Instagram.

Itulah mengapa sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan profil Instagram agar bisa tetap berhubungan dengan pelanggan Anda saat ini dan juga menarik calon pelanggan baru.

Percaya atau tidak, konsumen selalu ingin berinteraksi dengan penjual di media sosial. Seperti yang kita tahu, sebanyak 80 % akun instagram setidaknya mengikuti satu profil akun bisnis.

Memiliki banyak follower adalah hal yang bagus. Namun, Anda masih perlu mempelajari cara mengubah follower media sosial Anda menjadi pelanggan, atau upaya Anda memperbanyak follower akan sia-sia.

Jadi, bagaimana dengan konsumen yang tidak mengikuti akun bisnis Anda di Instagram?

Mereka mungkin tertarik dengan produk, layanan dan konten Anda, tetapi mereka tidak bisa melihat promosi jika mereka tidak mengikuti profil Anda.

Di sinilah fungsi iklan Instagram.

Menggunakan jasa iklan di Instagram akan membantu Anda mendapatkan keuntungan lebih besar jika dibandingkan pesaing Anda yang tidak menggunakannya.

Karena itu, setiap kali Anda mengeluarkan biaya pemasaran, penting untuk memastikan bahwa upaya itu menghasilkan ROI atau laba investasi yang tinggi. Anda pastinya tidak ingin membelanjakan iklan secara membabi buta tanpa memastikan iklan itu menguntungkan bukan?

Jika Anda baru mengenal iklan Instagram atau saat ini sedang membutuhkan peningkatan kualitas iklan, panduan ini akan membantu Anda memahami lebih dalam.

Kami sebagai Agency Digital Jakarta akan menjelaskan bagaimana meningkatkan penjualan dengan strategi pemasaran menggunakan Instagram, bagaimana mendapatkan lebih banyak follower, dan memperluas jangkauan Anda. Inilah hal dasar yang perlu Anda ketahui.

Tentukan Tujuan Pemasaran Anda

Instagram dimiliki oleh Facebook. Anda akan menggunakan platform yang sama seperti Anda menggunakan panduan iklan Facebook.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memilih tujuan pemasaran Anda:

Tujuan dibagi menjadi tiga kategori utama:

  • Kesadaran
  • Pertimbangan
  • Konversi atau Pembelian

Apapun pilihan tujuan Anda, di sini tidak ada yang salah. Semua pilihan dapat menghasilkan keuntungan. Misalnya, jika tujuan Anda adalah untuk meningkatkan lalu lintas situs web, lalu lintas itu pada akhirnya dapat mengarah ke konversi.

Jika Anda mencoba meningkatkan kesadaran merek, memperluas jangkauan, atau menghasilkan arahan, promosi tersebut dapat menciptakan penjualan di masa mendatang.

Tetapi jika Anda mencoba untuk meningkatkan penjualan dengan cepat, Anda akan memilih konversi, penjualan katalog, atau kunjungan toko sebagai tujuan pemasaran Anda.

Jenis iklan ini akan memiliki CTA (Call to Action) yang dapat ditindaklanjuti untuk mendorong penjualan. Tapi kami akan membahasnya secara lebih rinci dalam pembahasan selanjutnya.

Sekali lagi, iklan Anda tetap akan efektif apa pun pilihan tujuannya. Setiap orang memiliki kecenderungan yang berbeda. Jadi, jangan terpaku pada tujuan perusahaan lain.

Jika Anda memiliki anggaran, Anda dapat menjalankan beberapa promosi dengan tujuan yang berbeda untuk melihat mana yang paling menguntungkan untuk bisnis Anda. Kemudian, Anda dapat terus menjalankan promosi mana yang paling berhasil.

Identifikasi Target Anda

Selanjutnya, Anda harus menentukan pengguna Instagram yang ingin Anda targetkan. Ada berbagai pendekatan untuk langkah ini, tergantung pada sasaran pemasaran perusahaan Anda dan promosi yang dibuat.

Anda dapat memilih pengguna Anda berdasarkan faktor-faktor seperti:

  • lokasi
  • usia
  • jenis kelamin
  • bahasa

Akan tetapi, hal ini akan berbeda menyesuaikan dengan konten setiap promosi. Misalnya, katakanlah Bisnis Anda menjual peralatan olahraga kepada konsumen di Indonesia. Itu tidak berarti semua iklan Anda akan relevan atau bisa diaplikasikan untuk setiap lokasi atau kota.

Iklan yang mempromosikan penjualan papan selancar tidak akan menarik bagi seseorang yang tinggal di Indonesia yang beriklim trofis karena Anda tidak akan menemui salju di sana. Iklan ini akan sangat cocok untuk dipromosikan di negara yang beriklim dingin seperti di negara eropa dan amerika .

Saya sering melihat sebuah akun bisnis membuat kesalahan sederhana seperti itu. Mereka mencoba menargetkan orang sebanyak mungkin tanpa mengetahui bahwa hal ini bukanlah strategi menguntungkan.

Buatlah sebuah ruang di mana Anda seperti memiliki pelanggan khusus. Hal ini bisa dilakukan jika Anda mengatur iklan untuk menjangkau pengguna yang telah berinteraksi dengan Anda sebelumnya.

Misalnya, seseorang yang tidak mengikuti Anda masih dapat melihat salah satu postingan Anda di halaman “jelajahi” Instagram, juga dikenal sebagai “halaman populer”. Itu adalah pengguna khusus yang dapat Anda targetkan.

Tetapkan Anggaran

Saya tidak menganjurkan Anda menghabiskan banyak uang untuk membuat iklan Instagram, terutama jika ini adalah pertama kali Anda menggunakan strategi ini.

Seperti perumpamaan, basahi kaki Anda terlebih dahulu, sebelum menyelam. Anda harus mencoba merasakan sensasi dinginnya air sebelum masuk ke dalam kolam.

Kemampuan setiap orang berbeda. Sesuaikan dengan anggaran dana Anda untuk setiap iklan Instagram yang hendak dibeli. Berapapun jumlahnya, hal ini adalah sesuatu yang bagus karena Anda sudah berniat membuat iklan.

Jika Anda memiliki banyak anggaran dana, jangan membuang-buang uang untuk membuat  iklan sembarangan. Pastikan Iklan tersebut sesuai dengan tujuan dan pastinya menguntungkan bisnis Anda.

Coba awali dengan membuat lima iklan dengan biaya masing-masing dengan Rp 1.000.000. Jangan terbitkan semua iklan secara bersamaan karena tidak semua orang yang melihat iklan Anda akan langsung melakukan konversi atau pembelian. 

Tetapi jika mereka melihat tiga iklan selama beberapa bulan, hal ini mungkin akan lebih efektif karena orang yang melihat akan merasa penasaran.

Meskipun penting bagi Anda untuk beriklan sesuai kemampuan, perlu dicatat bahwa pemilik usaha kecil apapun pasti berencana untuk meningkatkan anggaran pemasaran Instagram mereka.

Seperti yang Anda lihat, Instagram adalah media sosial kedua setelah Facebook dalam daftar semua jaringan media sosial di mana semua akun bisnis berencana untuk memperbanyak iklan di masa mendatang.

Jika Anda tidak memiliki dana yang bisa dipakai untuk membeli iklan Instagram saat ini, Anda harus mempersiapkannya untuk masa depan.

Hal terakhir yang pastinya tidak Anda inginkan adalah dikalahkan pesaing karena inovasi baru mereka. Tanpa iklan yang menarik, Anda akan kehilangan pelanggan saat ini karena mereka telah terpikat oleh iklan perusahaan lain.

Pilih Jenis Iklan yang Ingin Anda Gunakan

Ada banyak jenis iklan yang dapat Anda jalankan di Instagram karena media sosial yang satu ini cukup serba guna. Ini adalah beberapa pilihan yang bisa Anda pertimbangkan:

  • foto
  • video
  • Carousel
  • cerita / IG Story

Salah satu keunggulan dari iklan Instagram adalah konten yang muncul secara alami di  sisa konten yang dilihat oleh pengguna.

Postingan semacam itu jelas diberi label sebagai iklan bersponsor, tetapi masih terlihat seperti konten dari akun lain yang mungkin diikuti oleh pengguna Instagram.

Misalnya, katakanlah pengguna menelusuri cerita-cerita (Instagram Story) dari akun yang mereka ikuti. Jika Anda menjalankan iklan cerita, cerita Anda akan disajikan di antara dua cerita yang diposting oleh profil yang mereka ikuti.

Tentu saja, pengguna dapat mengenali bahwa yang mereka lihat adalah iklan. Tapi itu tidak akan menghentikan mereka dari mengkonsumsi konten Anda terlebih lagi jika iklan Anda dirasa cukup menarik.

Faktanya, 60% pengguna mengatakan bahwa mereka menggunakan Instagram untuk menemukan produk baru. Dan 75% dari kelompok itu menindaklanjuti dengan tindakan setelah mendapatkan apa yang mereka butuhkan.

Tindakannya mungkin bukan pembelian — tindakan itu bisa berupa klik untuk mencari tahu lebih lanjut dan hal itu akan memberi Anda kesempatan untuk mengajak pengguna ini melakukan konversi.

Gunakan CTA yang Dapat Ditindaklanjuti

CTA ( click To Action) akan berdampak besar pada bagaimana pengguna bereaksi terhadap konten yang bersponsor yang disajikan.

Mari kita asumsikan bahwa Anda secara akurat memilih pasar target dan iklan Anda untuk ditampilkan kepada mereka yang tertarik dengan produk yang ditawarkan dan bersedia untuk membeli. Bagaimana cara Anda dapat membuat mereka mengonversi?

Undang mereka untuk membeli dengan tombol TAKE ACTION sekarang. Langsung ke intinya.

Lihat contoh CTA ini dari iklan MeUndies di Instagram:

Ayo belanja sekarang.

CTA ini jelas dan tidak membingungkan. Hal ini jauh lebih bisa ditindaklanjuti daripada sesuatu yang umum seperti “cari tahu lebih banyak informasi di sini.” di mana jenis CTA seperti itu tidak akan mendorong penjualan.

Tetapi dengan ajakan bertindak seperti “ayo belanja sekarang,” pengguna yang melihat iklan ini akan tahu persis apa yang diharapkan ketika mereka mengklik tombol.

Seperti yang diharapkan, CTA ini membawa Anda langsung ke toko online atau brand e-commerce. Di sini Anda bisa melihat bagaimana MeUndies dapat mendorong penjualan dengan iklannya. Cukup sederhana bukan?

Karena orang-orang melihat iklan ini di perangkat seluler mereka, jangan mencoba menjejalkan terlalu banyak produk ke layar secara bersamaan. Hal ini akan membuat pelanggan menjadi bingung untuk memilih sehingga memutuskan berhenti menonton.

Pastikan untuk tidak terlalu banyak meletakkan produk. Di sini, ketika pengguna akan melihat dua produk sekaligus tanpa harus bergeser atau scrolling ke halaman selanjutnya. Dua produk ini cukup ideal untuk dipasang dalam satu layar. 

Iklan di atas menampilkan model mengenakan celana. Dua produk pertama yang ditampilkan di laman pembuka adalah celana olahraga. Cukup masuk akal dan harus mempromosikan konversi.

Katakanlah iklan Instagram Anda mempromosikan ransel baru, tetapi CTA Anda membawanya ke halaman yang menjual botol air.

Tentu, para pengguna mungkin tertarik pada produk botol ini juga. Namun, mereka mengklik CTA Anda karena mereka ingin melihat produk di iklan asli Anda. Pastikan keduanya cocok.

Tunjukkan Manfaat Utama Anda

Anda perlu menyadari bagaimana orang menggunakan Instagram. Mereka melihat postingan dengan kecepatan yang cukup cepat. Jangan berharap orang akan berhenti dan menganalisa iklan Anda jika iklan tersebut terlalu rumit.

Jika manfaat dari iklan Anda tidak dapat diidentifikasi dengan segera, pengguna tidak memiliki alasan untuk mengklik tombol CTA Anda.

Anda harus membuat iklan yang mudah dikenali dengan cepat. Berikut adalah contoh menarik tentang bagaimana State dan Liberty membuat iklan yang mudah dipahami:

Iklan ini sangat jelas dan mudah dimengerti. Anda akan melihat dua model yang mengenakan kemeja. Model sebelah kiri tampil lusuh, berantakan dan sehingga kurang nyaman dilihat, sedangkan model kedua nampak lebih rapi, pas dan berwibawa.

Menggabungkan dua gambar dalam satu gambar jauh lebih efektif daripada menunjukkan satu kemeja tanpa apa pun untuk membandingkannya. Setelah pengguna melihat ini, mereka mungkin cukup tertarik untuk terus melihat tampilan iklan ini selanjutnya.

Gambar iklan berikutnya menggunakan strategi serupa. Satu kemeja rapi, pas, dan tidak menyebabkan model berkeringat. Sementara baju lainnya berantakan, longgar, lusuh, dan terkena keringat.

Hanya dengan menggunakan dua gambar, perusahaan ini menunjukkan perbedaannya dari pesaing dengan menyoroti keunggulan produknya. Promosi ini dipasangkan dengan CTA yang langsung dapat ditindaklanjuti. Hal ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan penjualan.

Buat Halaman Arahan yang Mendorong Konversi

Mudah saja membuat iklan yang bagus dan menarik sekarang ini. Ditambah lagi tujuan pemasaran yang tepat bisa mengarahkan pengguna untuk mengklik CTA tanpa berpikir panjang. Namun, semua ini tidak berguna jika halaman arahan Anda tidak disiapkan untuk mengarah ke konversi.

Ketika pengguna mengklik CTA, mereka tidak seharusnya masuk di blog atau beranda Anda. Akan tetapi, Anda harus membawanya langsung ke toko online Anda. Buat mereka mudah menyelesaikan proses checkout hanya dengan beberapa klik.

Namun, tergantung pada tujuan pemasaran Anda, Anda dapat mengatur jenis halaman arahan lainnya untuk mendorong konversi, bahkan jika konversi tersebut tidak merupakan penjualan.

Lihatlah contoh halaman arahan ini dari Pakaian Olivers:

Perusahaan ini mendorong pengguna untuk merekomendasikan produknya kepada orang lain. Dengan mengirim $ 25 ke teman, mereka akan mendapat $ 25 sebagai imbalan. Strategi ini adalah tawaran yang sangat menarik khususnya bagi pengguna baru.

Pengguna mungkin akan ragu mengeluarkan uang untuk produk yang belum pernah digunakan sebelumnya. Tapi potongan $ 25 dari pesanannya akan menjadi alasan yang baik untuk coba membeli produk baru tersebut.

Strategi ini merupakan contoh yang bagus dari program rujukan pelanggan untuk meningkatkan penjualan. Mari kita lihat strategi halaman arahan lain dari Buffy. Anda mungkin bisa mempertimbangkan untuk menggunakannya dalam pemasaran Anda:

Daripada membuat pelanggan tidak tertarik karena harganya mahal, laman pembuka brand ini memberi mereka tawaran yang tidak bisa ditolak. Pengguna dapat mencoba produk ini selama 30 hari tanpa biaya.

Mereka akan mengirimkannya kepada pelanggan secara gratis, dan jika mereka tidak puas setelah sebulan, mereka dapat mengirimnya kembali tanpa dikenai biaya apapun. Alih-alih CTA yang mengatakan “beli,” perusahaan ini menggunakan “coba.”

Selanjutnya, 30 hari adalah banyak waktu bagi calon pelanggan untuk memutuskan apakah mereka menyukai produk tersebut atau tidak. Karena Buffy menawarkan kesepakatan yang memikat, saya berasumsi tim pemasaran yakin akan kualitas produknya, dan berharap pelanggan mendapatkan kepuasan.

Mengirim pengguna Instagram langsung ke toko e-commerce Anda adalah cara yang bagus untuk meningkatkan penjualan. Tetapi seperti yang Anda lihat dari dua contoh terakhir ini, jenis halaman arahan juga bisa digunakan untuk meningkatkan konversi.

Tonjolkan Keunikan Produk Anda

Konsep ini mirip dengan ide memamerkan manfaat utama produk Anda. Bisa saja, Anda dan merek lain mungkin memiliki manfaat serupa. Namun jika Anda dapat menjelaskan apa yang membuat merek Anda unik, Anda memiliki keunggulan kompetitif.

Misalnya, katakanlah Anda menjual sepatu atletik. Manfaat utamanya mungkin terkait dengan kenyamanan, daya tahan, gaya, dan kinerja. Tetapi apakah manfaat ini benar-benar membuat Anda unik dan berbeda dari konsep lain yang umum dipergunakan?

Sesuatu yang membuat produk Anda unik adalah jika sebagian dari penjualan Anda akan disumbangkan ke badan amal tertentu. Itu baru unik.

Berikut ini contoh yang lebih spesifik dari iklan Instagram Felix Gray:

Perusahaan ini menjual berbagai jenis kacamata. Tetapi apakah itu membuat mereka unik? Tidak juga karena kaca mata adalah produk yang umum dijual. Namun, iklan ini mengatakan bahwa bingkainya dibuat dengan tangan ( hand-made). Inilah yang disebut dengan keunikan.

Kesimpulan

Meskipun Anda dapat menggunakan Instagram secara gratis, menjalankan iklan dapat memberi Anda keunggulan kompetitif yang selama ini Anda cari. Perusahaan Anda perlu memiliki strategi pemasaran Instagram melalui iklan agar bisa meningkatkan penjualan.

Ini akan membantu Anda mendapatkan pelanggan baru di luar pengikut yang ada. Mulailah dengan mengidentifikasi tujuan pemasaran, pengguna apa yang ingin Anda targetkan dalam setiap iklan, pilih jenis iklan yang ingin Anda jalankan dan anggarankan iklan Anda dengan dana yang tepat.

Pastikan CTA Anda dapat ditindaklanjuti dan mendorong pengguna untuk melakukan konversi. Buat iklan yang menampilkan manfaat utama produk Anda dan jelaskan keunikan produk tersebut. Gunakan strategi halaman arahan yang efektif untuk mendorong konversi.

Jika Anda dapat memahami semua yang saya jelaskan dalam panduan ini, iklan Instagram Anda akan efektif dan menguntungkan. Jadi, jenis iklan apa yang produk Anda gunakan untuk mendorong penjualan di Instagram?

Read More
Najarudin September 8, 2019 0 Comments